Festival Krakatau, Ajang Promosi Pariwisata Lampung Sekaligus Pelestarian Musik Tradisional
LAMPUNG, LELEMUKU.COM - Festival Krakatau yang diadakan oleh Pemerintah Daerah Lampung menjadi wadah strategis untuk mengenalkan Lampung kepada dunia luar sekaligus melestarikan musik tradisional. Festival ini membuktikan bahwa pelestarian budaya dan promosi pariwisata dapat berjalan beriringan dalam satu kegiatan besar.
Musik tradisional Lampung yang masih bertahan hingga sekarang adalah Klasik Lampung. Jenis musik ini biasanya diiringi oleh alat musik gambus dan gitar akustik, yang kemungkinan merupakan perpaduan budaya Islam dan budaya asli Lampung itu sendiri. Kombinasi unik ini menciptakan karakteristik musik yang khas dan berbeda dari musik tradisional daerah lain.
Festival Krakatau menjadi platform penting untuk mengembangkan budaya musik tradisional tanpa harus khawatir akan kehilangan jati diri. Dalam era globalisasi yang membawa pengaruh musik modern dari berbagai belahan dunia, keberadaan festival ini menjadi benteng pelestarian sekaligus ruang inovasi bagi musik tradisional Lampung.
Tujuan ganda dari Festival Krakatau menjadikannya berbeda dari festival musik pada umumnya. Di satu sisi, festival ini berfungsi sebagai ajang promosi pariwisata yang memperkenalkan Lampung dengan segala kekayaan budayanya kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Di sisi lain, festival ini menjadi wahana pelestarian dan pengembangan musik tradisional yang melibatkan generasi muda.
Melalui Festival Krakatau, musik Klasik Lampung yang diiringi gambus dan gitar akustik mendapat panggung untuk tampil di hadapan audiens yang lebih luas. Perpaduan antara alat musik tradisional dengan musik modern yang sering ditampilkan dalam festival ini juga menunjukkan bahwa tradisi dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensinya.
Festival ini juga membuka peluang ekonomi bagi para musisi tradisional dan pelaku industri kreatif di Lampung. Kehadiran wisatawan yang datang khusus untuk menyaksikan festival menciptakan multiplier effect bagi sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan kerajinan lokal. Dengan demikian, Festival Krakatau tidak hanya melestarikan budaya tetapi juga menggerakkan ekonomi kreatif.
Pemerintah Daerah Lampung melalui Festival Krakatau menunjukkan komitmen dalam menjaga warisan budaya sambil membuka diri terhadap dunia luar. Festival ini menjadi bukti bahwa Lampung memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya yang mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.
Keberhasilan Festival Krakatau dalam menggabungkan pelestarian budaya dengan promosi pariwisata dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi budaya dan pariwisatanya. Lampung membuktikan bahwa identitas budaya yang kuat justru menjadi daya tarik utama dalam menarik minat wisatawan untuk berkunjung. (evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri